Hari Buku Nasional

Peringatan Hari Buku Nasional diharapkan dapat meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat Indonesia.

Serial Parenting

Tips Memotivasi Anak Agar Semangat Rajin Belajar.....

Bagaimana Cara Membuat Blog

Cara Membuat Blog Pribadi yang Menarik, Gratis, dan Menghasilkan.

Minggu, 18 September 2022

Jawaban Kuis Pre-Assessment Semangat Guru 2 Berpikir Kritis & Penyelesaian Masalah

 

Jawaban Kuis Pre-Assessment Semangat Guru 2  Berpikir Kritis & Penyelesaian Masalah

 

Soal 1. Apa yang bukan dibicarakan dalam definisi berpikir kritis?

 A. Mengambil keputusan.

B. Keyakinan terhadap keputusan.

C. Menolak, menerima, menunda informasi.

D. Membuat gagasan yang orisinal.


Soal 2. Apa hubungan berpikir kritis dengan penyelesaian masalah?

 A. Penyelesaian masalah merupakan prasyarat berpikir kritis.

B. Berpikir kritis merupakan salah satu syarat keberhasilan problem solving.

C. Berpikir kritis dan problem solving sama-sama bukan higher order thinking.

D. Berpikir Kritis sama dengan problem solving.

 

Soal 3. Tiga tahap proses berpikir kritis adalah

A. Follow the evidence, be inquisitive, metacognition.

B. Be inquisitive, follow the evidence, metacognition.

C. Metacognition, follow the evidence, be inquisitive.

D. Metacognition, be inquisitive, follow the evidence.

 

Soal 4. Apa itu follow the evidence?

A. Menelusuri fakta vs. opini.

B. Mempertanyakan semua hal.

C. Berpikir tentang berpikir.

D. Menerima, menolak, dan menunda keputusan.

 

Soal 5. Apa itu be inquisitive?

 A. Menelusuri fakta vs. opini.

B. Mempertanyakan semua hal.

C. Berpikir tentang berpikir.

D. Menerima, menolak, dan menunda keputusan.

 

Soal 6. Apa itu metacognition?

A. Menelusuri fakta vs. opini.

B. Mempertanyakan semua hal.

C. Berpikir tentang berpikir.

D. Menerima, menolak, dan menunda keputusan.

 

Soal 7. Untuk apa praktik follow the evidence?

A. Menemukan informasi yang kredibel dan tidak kredibel.

B. Mengetahui besar celah kekurangan informasi.

C. Untuk mengenal proses berpikir umumnya pada manusia dan kesalahan berpikir kita.

D. Menemukan gagasan baru.

 

Soal 8. Untuk apa pratik be inquisitive?

A. Menemukan informasi yang kredibel dan tidak kredibel.

B. Mengetahui besar celah kekurangan informasi.

C. Untuk mengenal proses berpikir umumnya pada manusia dan kesalahan berpikir kita.

D. Menemukan gagasan baru.

 

Soal 9. Untuk apa metacognition?

A. Menemukan informasi yang kredibel dan tidak kredibel.

B. Mengetahui besar celah kekurangan informasi.

C. Untuk mengenal proses berpikir umumnya pada manusia dan kesalahan berpikir kita.

D. Menemukan gagasan baru.

 

Soal 10. Bagaimana praktik tiga tahap membantu mengasah berpikir kritis?

A. Melambatkan proses berpikir.

B. Mempercepat proses berpikir.

C. Memotong proses berpikir.

D. Memperpanjang proses berpikir.

Pre Assesmen Semangat Guru 2

 Soal dan Jawaban  Pre Assesmen Diklat Online

Seri Semangat Guru 2 - Kreatifitas dan Inovasi

Soal 1. Kebiasaan kreatif harus memenuhi hal-hal berikut ini, kecuali:

A. Muncul di kondisi puncak seseorang

B. Ide orisinal

C. Dapat muncul dalam berbagai situasi

D. Memberi manfaat


Soal 2. Kreativitas dapat muncul dalam bentuk atau konteks:

A. Memasak mengikuti resep

B. Pemecahan masalah Matematika

C. Mengulang-ulang gerakan olahraga

D. Membuat replika (duplikasi) lukisan Raden Saleh


Soal 3. Dari pilihan berikut ini, yang paling besar kemungkinannya dalam mengembangkan kebiasaan  berpikir kreatif pada siswa adalah:

 A. Memberi kritik

B. Menunjukkan kekurangan

C. Memuji ide yang muncul

D. Memberi tantangan secara rutin


Soal 4. Aspek kunci melatih kebiasaan berpikir kreatif adalah hal-hal berikut ini, kecuali:

A. Jangan menghakimi ide awal walau terasa aneh atau lucu

B. Percaya bahwa melalui kreativitas, semua ide bisa dibuat jadi berhubungan dengan tujuan yang baik

C. Selalu memuji ide yang muncul

D. Kebiasaan baru ditempelkan pada kebiasaan lama


Soal 5. Hal yang tidak mungkin dilakukan adalah:

A. Menggambar kuda nil dari bentuk dasar bintang bersudut lima

B. Menggunakan sedotan bekas untuk penyuluhan tentang stunting

C. Memberi pertanyaan pemicu yang berbeda pada dua anak yang punya ide sangat mirip

D. Tidak ada yang tidak mungkin jika kita kreatif


Soal 6. Menempelkan kebiasaan baru pada aktivitas rutin bisa jadi gagal jika:

A. Aktivitas rutin lama dilakukan terlalu pagi

B. Aktivitas rutin lama sering berjalan otomatis dan tanpa sadar

C. Kebiasaan baru yang ditempelkan bersifat ringan sekali

D. Aktivitas rutin lama dilakukan dalam suasana santai


Soal 7. Kalimat pujian akan gagal membangun kebiasaan berpikir kreatif jika:

A. Diberikan sering sekali

B. Pujian menunjukkan sisi baiknya secara spesifik

C. Menunjukkan kekhawatiran guru karena disertai kata “tapi”

D. Diucapkan dengan intonasi yang sesuai kebutuhan emosi siswa

 

Soal 8. Di kelas 3 SD sekolah XYZ, anak sedang dibangun kebiasaan berpikir kreatifnya. Di pembelajaran awal kreativitas ini, siswa Ida memunculkan ide yang orisinal bagi dirinya tapi sesungguhnya mirip dengan ide yang sudah dilontarkan orang lain. Dari pilihan jawaban berikut yang paling tepat kita lakukan untuk membangun kebiasaan berpikir kreatif Ida adalah:

A. Menyarankan Ida menambahkan detil unik pada idenya

B. Mentertawakan Ida karena wawasan Ida kurang luas

C. Mempertemukan Ida dengan orang lain yang memiliki ide yang sama

D. Memberi Ida nilai yang sama dengan nilai temannya yang memberikan ide yang sama

 

Soal 9. Daftar cek (checklist) digunakan untuk memonitor: 

A. Seberapa detil ide berhasil dielaborasi

B. Apakah pada hari itu sudah menjalankan latihan atau belum

C. Jumlah ide kreatif yang muncul dalam satu hari

D. Jumlah pujian dari orang lain bagi kita

 

Soal 10. Saat diberi tantangan kreatif, seorang anak menyampaikan ide awal yang kurang sesuai dengan norma sosial. Respon yang baik dari pendidik untuk membangun kebiasaan kreatif yaitu:

A. Memuji seluruh variasi ide yang muncul

B. Menginformasikan orang tua anak agar mendidik anak lebih baik lagi

C. Menyatakan bahwa ide awal sah untuk muncul apapun, dan perlu dilanjutkan dengan mengasah ide itu agar mencapai tujuan yaitu diterima lingkungan

 D. Meminta anak mencoret ide itu dan segera mengganti dengan ide lain


Jumat, 16 September 2022

SOAL DAN JAWABAN PRE-ASESMEN MOTIVASI DAN MERDEKA BELAJAR

 DIKLAT ONLINE  GURU BELAJAR SERI SEMANGAT GURU 2

SOAL DAN  JAWABAN PRE ASSESMEN MOTIVASI DAN MERDEKA BELAJAR

 Pre-Assessment Motivasi dan Merdeka Belajar

 1. Apa pertanyaan kunci yang pertama-tama dijawab dari motivasi?

A. Mengapa

B. Kapan

C. Siapa

D. Bagaimana

 

2. Merujuk teori Hierarki Kebutuhan Maslow, ketika murid merasa tidak memiliki ruang untuk berpendapat di kelas, apa kebutuhan yang belum terpenuhi?

A. Kebutuhan fisiologis

B. Kebutuhan rasa aman

C. Kebutuhan relasional

D. Kebutuhan aktualisasi diri

 

3. Apa istilah yang digunakan untuk menyebutkan asesmen yang bertujuan mengenali kebutuhan kelas dan karakteristik individu murid yang unik?

A. Asesmen diagnostik

B. Asesmen formatif

C. Asesmen sumatif

D. Asesmen non-kognitif

 

4. Berikut adalah elemen merdeka belajar yang dibicarakan dalam pelajaran ini, kecuali…

A. Komitmen pada tujuan

B. Mandiri pada cara

C. Refleksi berkala

D. Bebas sebagai prasyarat

 

5. Merujuk teori Hierarki Kebutuhan Maslow, ketika guru belajar untuk mengembangkan kapasitas diri, apa kebutuhan yang sedang dalam proses dipenuhi?

A. Kebutuhan fisiologis

B. Kebutuhan rasa aman

C. Kebutuhan relasional

D. Kebutuhan aktualisasi diri

 

6. Ada 2 kategori yang digunakan sebagai kerangka berpikir dalam memahami motivasi, yaitu…

A. Masukan dan keluaran.

B. Kekuatan dan kelemahan.

C. Konten dan proses

D. Sebab dan akibat

 7. Teori Goal Setting menggambarkan proses rantai motivasi yang dimulai dari…

A. Hasil kinerja

B. Emosi/keinginan

C. Nilai (value) pribadi

D. Tindakan

 8. Menurut teori Hierarki Kebutuhan Maslow, manusia termotivasi perilakunya untuk memenuhi lima kebutuhan dasar, kecuali…

A. Kebutuhan fisiologis

B. Kebutuhan rasa aman

C. Kebutuhan relasional

D. Kebutuhan pengalaman

 9. Berikut adalah definisi motivasi yang dibicarakan dalam pelajaran ini, kecuali…

A. Dorongan dalam mengerjakan serangkaian aktivitas

B. Dorongan untuk mencapai suatu tujuan

C. Energi yang dibutuhkan dalam mengembangkan strategi

D. Energi semangat sesaat

 10. Apa yang dimaksud dengan menetapkan tujuan yang menantang?

A. Tujuan yang sulit dicapai bersama

B. Tujuan yang mudah dicapai

C. Tujuan yang menimbulkan dorongan semangat dalam diri sendiri

D. Tujuan yang butuh waktu lama untuk dicapai

Kamis, 15 September 2022

KLASIFIKASI MATERI

 

Apa Saja Perbedaan Benda Padat, Cair, dan Gas Berdasarkan Sifatnya?

Benda padat, cair, dan gas


Benda-benda di sekitar manusia dapat diidentifikasi menurut sifatnya, yakni padat, cair, dan gas. Ketiga zat ini memenuhi ruangan-ruangan dimanapun manusia beraktivitas.
Benda padat dan benda cair dapat diamati secara langsung karena keduanya menempati ruang dan memiliki massa. Lalu bagaimana dengan benda gas? Gas juga menempati ruang dan memiliki massa, tetapi bentuknya tidak dapat dilihat dengan mata telanjang.
Ketiga wujud benda tersebut masing-masing memiliki persamaan dan perbedaan sifat. Persamaan benda padat dan benda cair adalah sama-sama memiliki volume yang tetap walaupun bentuknya berbeda.
Sementara itu, persamaan benda cair dan memiliki persamaan dengan benda gas, yaitu bentuk yang tidak tetap atau berubah-ubah. Lantas bagaimana perbedaan yang dimiliki ketiga wujud benda tersebut??
benda padat
zoom-in-whitePerbesar
Benda padat memiliki volume dan massa yang tetap walaupun berpindah tempat.

Perbedaan Benda Padat, Cair, dan Gas

Berikut ini ulasan masing-masing tentang perbedaan sifat benda padat, cair, dan gas yang dikutip berdasarkan buku Rahasia Inti IPA Terpadu Sekolah Dasar karya Desy Ambarwati S.Pd (2018: 115).
A. Benda Padat
Benda padat adalah benda yang memiliki wujud padat. Contohnya seperti batu, kayu, besi, logam, peralatan makan, bola, karet dan lain sebagainya. Benda padat memiliki sifat-sifat sebagai berikut.
  • Memiliki massa benda.
  • Bentuk dan volumenya tetap.
  • Tidak terpengaruh oleh tempatnya meski berpindah-pindah.
  • Benda padat akan memuai jika dipanaskan.
  • Bentuk benda padat dapat berubah dari bentuk aslinya melalui suatu proses. Misalnya kayu yang merupakan benda padat berubah bentuk menjadi meja, kursi, setelah proses pembuatan oleh tukang kayu.
zoom-in-whitePerbesar

Benda cair bentuknya menyesuaikan wadahnya.
B. Benda Cair
Benda cair merupakan benda yang berbentuk cairan. Contoh benda cair antara lain air, bensin, kecap, minyak, alkohol, spirtus, susu, dan masih banyak lagi. Sifat-sifat yang dimiliki benda cair, yaitu:
  • Benda cair menempati ruang.
  • Benda cair memerlukan permukaan yang selalu mendatar sebagai wadahnya.
  • Benda cair memiliki massa/berat.
  • Benda cair menekan ke segala arah.
  • Mampu meresap melalui celah-celah kecil atau disebut dengan peristiwa kapilaritas.
  • Mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah.
benda gasPerbesar
benda gas

Ilustrasi benda gas yang memiliki sifat mampu menempati ruang.
C. Benda Gas
Benda gas adalah benda yang memiliki wujud berupa gas dan tidak dapat dilihat secara kasat mata. Contoh benda gas adalah udara, angin, asap, uap air, dan masih banyak lagi.
Benda gas memiliki sifat yang membedakan dengan wujud benda lainnya.
  • Memiliki massa benda.
  • Mampu menempati ruang.
  • Memilki tekanan ke segala arah.
  • Bentuk berubah-ubah menyesuaikan pada tempatnya.
  • Memuai apabila dipanaskan.
Selain itu, mengutip Buku Siswa IPA Terpadu (Biologi,Kimia, dan Fisika) perbedaan ketiga wujud zat tersebut dapat dilihat berdasarkan partikel-partikel penyusunnya, di antaranya meliputi:
  • Benda padat memiliki partikel penyusun yang berdekatan dan rapat, sehingga gaya tarik antar partikelnya sangat kuat.
  • Selanjutnya, partikel penyusun benda cair sedikit renggang dan tidak rapat, sehingga gaya tarik antar partikel tidak terlalu kuat.
  • Terakhir, benda gas memiliki partikel penyusun sangat renggang sehingga gaya tarik antar partikel sangat lemah.